Ethiopia menandatangani kesepakatan penting untuk membangun proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai 300 MW terbesar di Tanduk Afrika – ENA English

Addis Ababa, 3 Desember 2023 (ENA): Kementerian Keuangan Ethiopia dan AMEA Power Partner bersama-sama mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai berkapasitas 300 MW terbesar di Afrika, yang mewakili tonggak penting dalam sektor energi terbarukan di negara tersebut.

Lembaga Keuangan Ethiopia telah mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak besar dengan AMEA POWER untuk pembangunan Proyek Tenaga Angin Aisha.

Proyek Energi Angin Aisha direncanakan menjadi proyek energi angin terbesar di Afrika dengan investasi sebesar US$600 juta.

Sebuah ladang angin seluas 18.000 hektar yang terletak di Tanduk Afrika, Ethiopia, Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Angin Aisha mewakili tonggak penting dalam sektor energi terbarukan di negara tersebut.

Pengalaman AMEA POWER yang luas dalam mengembangkan proyek energi terbarukan berskala besar menjadikannya mitra ideal untuk inisiatif ini.

Perjanjian tersebut menunjukkan komitmen teguh pemerintah Ethiopia terhadap energi terbarukan dan komitmen untuk menarik investasi swasta di sektor energi, kata Kementerian Keuangan dalam siaran pers bersama.

Tenaga Listrik Ethiopia (EEP) dan Kementerian Keuangan bekerja sama untuk memanfaatkan sumber daya angin yang melimpah di kawasan ini dan menghasilkan listrik yang bersih dan berkelanjutan untuk memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat di Ethiopia.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Angin Aisha diproyeksikan menghasilkan sekitar 1,22 Tera-Wh listrik setiap tahunnya, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kapasitas pembangkit listrik di Ethiopia.

Selain itu, sekitar 2.000 lapangan kerja akan diciptakan selama tahap konstruksi dan operasional, sehingga memberikan manfaat bagi perekonomian lokal.

“Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Angin Aisha akan dilaksanakan oleh perusahaan sektor swasta AMEA Power dengan dukungan kuat antar pemerintah,” kata Menteri Keuangan Ethiopia Ahmed Shide.

READ  Gereja Ortodoks menuntut agar para pelakunya diadili

Sementara itu, Abebe Gebrehiwot dari Direktorat KPS mengatakan, “Proyek ini merupakan langkah maju yang besar dalam perjalanan kami menuju energi bersih, manufaktur, pasokan listrik berkelanjutan bagi masyarakat kami dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di wilayah ini.”

Penandatanganan perjanjian dengan AMEA POWER menandai tonggak penting, kata kementerian tersebut.

Hal ini menunjukkan komitmen Kementerian Keuangan untuk menarik investasi swasta di sektor energi dan meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi Ethiopia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *