Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud di Ethiopia

Presiden Somalia _ Addis Ababa
Hassan Sheikh Mohammed pada upacara penyambutan resmi di Bandara Internasional Bole (Foto: MFAE)

Borgena

Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud tiba di Ethiopia pada hari Jumat. Ia berada di negara tersebut untuk menghadiri KTT Kepala Negara Uni Afrika ke-37.

Menteri Keuangan Ethiopia Ahmed Shide menyambut Hassan Sheikh setibanya di Bandara Internasional Bole.

Ketegangan berkobar antara Ethiopia dan Somalia setelah penandatanganan nota kesepahaman dengan Somaliland di Addis Ababa pada 1 Januari 2024.

Pemerintahan Hassan Sheikh bersikukuh bahwa MoU tersebut melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Somalia. Aktor-aktor negara dan non-negara mengkhawatirkan potensi konflik yang dapat berdampak lebih luas di kawasan Tanduk Afrika, dan menyerukan perundingan damai untuk menyelesaikan konflik tersebut. Somalia menolak undangan tersebut, dengan mengatakan bahwa hanya jika Ethiopia menarik MoU dengan Somaliland, maka akan ada ruang untuk pembicaraan.

Kementerian Luar Negeri Ethiopia belum memastikan apakah Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed dan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud akan bertemu pada KTT Pemimpin Uni Afrika ke-37.

Somaliland, yang secara de facto telah menjadi negara selama sekitar 33 tahun, menolak klaim Somalia. Dalam pernyataan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Somaliland, “Pemerintah Republik Somaliland dengan tegas menolak komentar Somalia baru-baru ini mengenai Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Somaliland dan Ethiopia. MoU tersebut, yang berfokus pada kerja sama di bidang kepentingan bersama seperti pertahanan, perdagangan dan pembangunan infrastruktur, merupakan keputusan berdaulat yang diambil oleh dua negara independen dan tidak memerlukan persetujuan pihak ketiga.

__

Bergabunglah dengan saluran Telegram kami: t.me/borkena

Itu seperti perang Facebook

Bergabung dalam percakapan. Ikuti kami di Twitter @zborkena Dapatkan yang terbaru Berita Ethiopia Terus memperbarui. Langganan Saluran Youtube Untuk berbagi atau mengirimkan informasi, kirim email ke [email protected]

READ  Krisis di wilayah Amhara semakin parah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *