Pengunjuk rasa Ethiopia-Israel memblokir jalan Yerusalem untuk menuntut penyelamatan kerabat

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi di luar kantor perdana menteri di Yerusalem pada demonstrasi untuk mengusir semua orang Yahudi Ethiopia dari Gondar.

(Video: Pertunjukan Ronnie Green)

Ratusan orang Israel keturunan Ethiopia melakukan protes di Yerusalem pada hari Minggu, mengkritik pemerintah Israel karena tidak membantu kerabat mereka yang tertinggal di Afrika untuk melakukan aliyah.

Demonstran bergandengan tangan dan memblokir lalu lintas di persimpangan yang sibuk selama lebih dari satu jam. Namun, ketegangan meningkat ketika polisi dan polisi berkuda mencoba membersihkan jalan sehingga terjadi bentrokan. Meskipun ada upaya polisi, persimpangan tetap ditutup.

2 Lihat galeri

Demonstrasi untuk membangkitkan semua orang Yahudi Ethiopia dari Gondar, di depan kantor Perdana MenteriDemonstrasi untuk membangkitkan semua orang Yahudi Ethiopia dari Gondar, di depan kantor Perdana Menteri

Para pengunjuk rasa mengangkat foto kerabat yang mereka tinggalkan di Yerusalem, Ethiopia

(Foto: Amit Shapi)

Banyak pengunjuk rasa mengangkat foto anggota keluarga mereka yang masih berada di Ethiopia, meneriakkan tuduhan “rasisme” dan “diskriminasi”. Salah satu pengunjuk rasa mengatakan kepada Ynet, “Seluruh keluarga ibu saya ada di Ethiopia. Kami datang sebagai orang Yahudi, dan tidak ada alasan mengapa mereka tidak boleh datang juga.”

Kamis lalu, 204 warga Israel dan mereka yang memenuhi syarat untuk imigrasi diterbangkan dari kota Gondar dan Bahir Dar di Ethiopia utara dengan empat penerbangan terpisah. Mereka terjebak di daerah yang sering terjadi bentrokan hebat antara kelompok bersenjata dan pasukan keamanan Ethiopia.

Sebuah kelompok yang mengadvokasi penyelesaian semua orang Yahudi yang tersisa di Ethiopia mengungkapkan rasa frustrasinya, dengan mengatakan, “Hari ini membuktikan bahwa kami tidak diperlakukan sebagai saudara. Orang yang mengirim pesawat untuk mengevakuasi 200 orang Israel dari Ethiopia, meninggalkan ribuan orang di Gondar di tengah kekacauan dan konflik. . Dia bertanggung jawab langsung atas nasib mereka.”

Pengunjuk rasa menambahkan, “Saya datang ke demonstrasi bersama ibu dan saudara perempuan saya. Ibu saya menderita karena seluruh keluarganya berada di Ethiopia selama 20 tahun. Kami datang ke Israel sebagai orang Yahudi, dan orang Yahudi lainnya tidak punya alasan untuk dibawa. Kami membayar pajak seperti warga negara lainnya di Israel. Di bawah hukum pengembalian. Kami menyukai imigrasi; setiap orang Yahudi memiliki rumah di sini.”

READ  Visi: Pelabuhan Berbera dan potensi manfaatnya bagi Ethiopia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *