Car Free Day Belum Digelar, Simling Dinanti Warga Jakarta

DKI JAKARTA (10/10) Infocarfreeday – Hari Minggu (11/10) besok merupakan akhir dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat periode kedua di Ibukota. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada siang ini menyatakan, pihaknya akan membahas kelanjutan PSBB Ketat ini.

Diketahui, pada tanggal 11 September 2020 lalu Gubernur Anies menerbitkan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020 terkait penerapan PSBB yang kembali diperketat sehubungan dengan lonjakan kasus penularan Covid-19 di Jakarta yang kian mengkhawatirkan. Merujuk pada Pergub itu, aktivitas perkantoran kembali dibatasi maksimal hanya 25%. Restoran-restoran dilarang memberikan pelayanan makan di tempat, hanya boleh dibawa pulang. Begitu juga kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, seperti Car Free Day (CFD) di 32 titik di lima wilayah Ibu Kota Jakarta ditiadakan sementara.

Sebelumnya meski pada masa PSBB, Polda Metro Jaya rutin gelar layanan SIMling atau SIM Keliling di lokasi CFD terpilih untuk menghindari kerumunan. Pada Minggu (4/10) lalu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuka layanan mobil SIM Keliling khusus hari Minggu, namun hanya digelar di dua lokasi saja, yakni di ITC Cempaka Mas Jakarta Pusat dan Kampus Trilogi Kalibata Jakarta Selatan.

Redaksi Infocarfreeday, hari ini menerima sejumlah pertanyaan dari warga Jakarta terkait jadwal SIM Keliling hari Minggu besok. Namun hingga berita ini diturunkan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum merilis informasi perihal layanan mobil SIM Keliling khusus hari Minggu besok. Begitu pula dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang belum mengeluarkan keterangan resmi, apakah akan memperpanjang atau mengakhiri PSBB Ketat.

Sebagai informasi, perlu diketahui bahwa Perpanjangan SIM pada layanan mobil SIM keliling khusus hari Minggu hanya untuk SIM A biasa dan SIM C (sepeda motor), serta berlangsung dari pukul 07:00-12:00 WIB. Persyaratan yang dibutuhkan untuk memperpanjang SIM, antara lain, pengendara diwajibkan membawa SIM asli beserta fotokopi sebanyak dua lembar, serta KTP asli sekaligus dua lembar fotokopi. Pelaksanaan layanan SIM Keliling juga memberlakukan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. (Arif iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *