Bawaslu Segera Awasi CFD Dari Aktivitas Politik

JAKARTA (1/5/2018) Infocarfreeday – Kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, hari Minggu kemerin (29/4) diwarnai dengan kegiatan bernuansa politik, dimana terjadi ketegangan dua kubu berbeda kaos dukungan Pemilihan Presiden di tengah-tengah masyarakat Jakarta sedang berolahraga.

Hal ini tentunya bertentangan dan menyalahi peraturan tentang Hari Bebas Berkendaraan Bermotor atau HBKB, dimana larangan mengenai kegiatan politik di CFD tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun yang merupakan penyempurnaan dari Peraturan Gubernur Nomor 119 Tahun 2012 tentang aturan yang sama.

Terciptanya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di Jakarta sendiri merupakan keinginan lapisan seluruh masyarakat untuk menghadirkan ruang terbuka masyarakat untuk berolahraga dan hiburan di akhir pekan, juga dapat menciptakan lingkungan udara yang bersih dan sehat di wilayah Ibu kota.

Melihat hal tersebut, anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, telah menginstruksikan kepada Bawaslu Provinsi dan Kabupaten Kota untuk mengawasi pelaksanaan car free day di daerahnya masing-masing. Sehingga car free day kembali menjadi sarana olahraga dan sosialisasi sekaligus memastikan tidak lagi disalahgunakan jadi ajang politisasi.

“Kami meminta dan menginstruksikan kepada Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten kota untuk mengawasi pelaksanaan car free day dan bekerjasama dengan pemerintahan daerah setempat,” imbuh Bagja

Ia pun berharap pelaksanaan car free day bisa sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan peraturan gubernur yang berlaku, yaitu mengembalikan lagi ruh car free day sebagai arena ajang kebersamaan masyarakat dan juga untuk melakukan kegiatan olahraga dan seni budaya. (Maulana iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *