Ethiopian Airlines membantah laporan bahwa mereka menghentikan penerbangan untuk menghindari wilayah udara Somalia

Ethiopian Airlines pada Jumat malam membantah laporan media bahwa mereka mengalihkan penerbangan untuk menghindari wilayah udara Somalia, yang sebelumnya digunakan untuk penerbangan ke Asia.

Jumat sore, BBC Amharik Dilaporkan bahwa maskapai tersebut telah menghentikan penerbangan ke Somalia dan memilih terbang melalui Asia Tengah ke Djibouti. CEO Ethiopian Airlines Mesfin Tasew mengatakan perusahaannya sampai pada kesimpulan ini karena kurangnya “layanan lalu lintas udara yang dapat diandalkan” dari pengawas lalu lintas udara Somalia.

Namun, maskapai penerbangan tersebut mengatakan di Twitter bahwa laporan mengenai komentar CEO mengenai situasi wilayah udara Somalia adalah salah dan menyimpang. “Ethiopian Airlines belum berhenti terbang di wilayah udara Somalia dan CEO Ethiopian Airlines Group belum mengatakan bahwa tidak aman untuk terbang di wilayah udara Somalia. Oleh karena itu, kami meminta Anda untuk mengoreksi pernyataan yang dibuat oleh BBC Amharic mengenai masalah ini,” katanya. .

Artikel BBC mengutip sebuah insiden pekan lalu di mana sebuah penerbangan Ethiopian Airlines dari Addis ke Dubai nyaris menghindari tabrakan dengan penerbangan Qatar Airways karena komunikasi yang jelas dari pengawas lalu lintas udara yang ditempatkan di Mogadishu. .

Insiden itu terjadi di tengah perselisihan antara Ethiopia dan Somalia mengenai perjanjian baru-baru ini yang mengizinkan Ethiopia menyewa 20 km di sekitar pelabuhan Berbera untuk kegiatan angkatan laut dan komersialnya. Sebagai imbalannya, menurut Somaliland, Ethiopia akan mengakuinya sebagai negara merdeka. Namun Somalia, yang masih menganggap Somaliland sebagai bagian dari wilayahnya, bersikeras agar perjanjian tersebut dibatalkan.

Data dari situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan bahwa penerbangan tersebut menggunakan wilayah udara Djibouti pada Jumat malam, meskipun maskapai tersebut terus menggunakan wilayah udara Somalia untuk penerbangan kargo.

READ  Penduduk Amherst menggalang dana untuk sekolah yang ia dirikan di Sudan Selatan, dekat tempat ia dibesarkan di Etiopia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *