Minim Sarana dan Prasarana, CFD Kotawaringin Barat Sepi Pengunjung

Pangkalan Bun (20/11) Infocarfreeday – Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah yang digelar di Sport Center, Jalan Samari Pangkalan Bun menuai polemik.

Kegiatan CFD yang biasanya dilaksanakan di Kawasan Bundaran Pancasila, Jalan HM Rafi’i, mulai Minggu (13/09) dipindah ke Kawasan Sport Center, Jalan Samari Pangkalan Bun.

Pertimbangan Pemerintah Kobar memindahkan kegiatan CFD ke kawasan sport center karena lokasi ini memiliki area yang sangat luas, sehingga lebih mudah mengatur penempatan lapak-lapak UMKM. Namun nyatanya, CFD di Sport Center Pangkalan Bun yang telah berlangsung sekitar dua bulan ini malah sepi pengunjung. Para pedagang atau pelaku UMKM pun mengeluhkan sepinya pengunjung dan pembeli di lokasi baru ini. Kondisi ini berimbas pada menurunnya pendapatan pedagang, penghasilan mereka jauh menurun sampai dengan 50 persen bahkan lebih.

Terkait keluhan para pelaku UMKM itu, Wakil Bupati (Wabup) Kobar, Ahmadi Riansyah merespons cepat dengan meninjau langsung ke lokasi CFD di Sport Center, Jalan Samari Pangkalan Bun untuk menyerap aspirasi pedagang dan masyarakat, Minggu (15/11).

Dari hasil dialog yang dilakukan Wabup dengan masyarakat dan pelaku UMKM ditemukan sejumlah keluhan soal lokasi CFD di Sport Center ini. Seperti jauhnya lokasi dari jangkauan masyarakat dan minimnya sarana dan prasarana di lokasi. Menurut Ahmadi, sarana dan prasarana yang dimaksud minim oleh masyarakat seperti listrik, toilet serta area yang dinilai cukup panas, karena tidak adanya pohon-pohon peneduh.

Dengan kondisi tersebut para pedagang meminta kegiatan CFD dikembalikan ke lokasi asal di Jalan HM Rafi’i kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. Menanggapi tuntutan pedagang itu, Wabup menegaskan akan mempertimbangkannya, dan tidak memaksakan diri untuk mempertahankan area CFD di Sport Center.

Kita lihat lokasi CFD sekarang memang kurang representatif, berbeda dengan di HM Rafi’i, di sana ada area berolahraga seperti Pangkalan Bun Park, kemudian halaman-halaman perkantoran, fasilitas rekreasi keluarga, sekaligus dapat menghidupkan pasar Palagan Sari, katanya.

Lanjut dikatakan Ahmadi, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Dishub Kobar, Disperindagkop UKM dan Pasar, Dispora, Dinas Pariwisata guna mengkaji ulang lokasi CFD tersebut dan menentukan langkah ke depannya. Sebab evaluasi kegiatan car free day tersebut harus sinergis dan sejalan dengan kebijakan Bupati, pungkas Ahmadi. (Arif iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *