Resmi, Malioboro Jadi Kawasan Bebas Kendaraan Bermotor

Yogyakarta (18/11) Infocarfreeday – Setelah dilakukan serangkaian uji coba manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) sejak 3-15 November 2020 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersama Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menjadikan Malioboro sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor mulai Senin (16/11).

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan sesuai hasil evaluasi uji coba manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) selama dua pekan itu, maka diputuskan penutupan akses masuk ke Jalan Malioboro dari kendaraan bermotor hanya berlaku mulai sore hingga malam hari.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Senin (16/11), mengatakan, kendaraan bermotor dilarang masuk Malioboro mulai pukul 18:00 WIB hingga 21:00 WIB. Kebijakan ini berlaku mulai hari ini, Senin (16/11), terangnya.

Lebih lanjut Haryadi menjelaskan, pengaturan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Malioboro akan diberlakukan sesuai dengan penerapan arus kendaraan selama uji coba. Jalan Suryotomo hingga Jalan Mataram diberlakukan searah ke utara, Jalan Pasar Kembang diberlakukan searah ke barat, Jalan Suprapto diberlakukan searah ke selatan, dan Jalan Peta diputuskan tetap diberlakukan dua arah, jelasnya.

Lanjut dikatakan Haryadi, hakikatnya Malioboro itu punya tiga fungsi, yakni fungsi sosial, fungsi ekonomi dan fungsi transportasi. Harapannya, kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas yang diberlakukan ini dapat mendukung penguatan tiga fungsi tersebut.

Seluruh aspek, tuturnya, mulai dari pariwisata, ekonomi dan aspek lainnya turut menjadi pertimbangan yang tidak bisa dilepaskan dari penetapan kebijakan tersebut. Ia pun berharap, kebijakan manajemen rekayasa lalu lintas tersebut dapat mendukung upaya Malioboro menjadi kawasan World Heritage Cities.

Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengungkapkan, petugas kepolisian akan disiagakan di titik-titik strategis untuk memberikan pembinaan kepada pengendara kendaraan bermotor yang melanggar arus lalu lintas di Kawasan Malioboro.

Namun selama masa pandemi ini, pihaknya hanya akan memberikan peringatan kepada para pelanggar, bukan tilang. Meski tidak ada sanksi tilang, masyarakat harus tetap memperhatikan aturan lalu lintas dan tidak lantas melanggar, imbaunya. (Arif iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *