CFD Tak Kunjung Digelar, PKL Udayana Mataram Mati Suri

Mataram (11/11) Infocarfreeday – Sudah lebih dari delapan bulan Car Free Day (CFD) di Udayana Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditutup. Artinya, sudah selama itu juga omzet PKL Udayana merosot tajam. Keberadaan CFD yang hanya sekali sepekan di kawasan Udayana nyatanya mampu mendongkrak omzet PKL.

Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLi) Udayana, Syahidin, Minggu (8/11), mengeluhkan perihal kondisi anggotanya yang hingga kini belum pulih perekonomiannya. ‘Sudah lebih dari delapan bulan PKL Udayana hanya mendapat pemasukan seadanya,’ ungkap Syahidin.

Lebih lanjut Syahidin mengatakan, meski hanya sekali sepekan, dan hanya berlangsung beberapa jam saja, namun kegiatan CFD memberi banyak manfaat bagi PKL. Pedagang kuliner, pedagang mainan anak hingga pedagang pakaian dapat meraih pemasukan dan untung melimpah di CFD, imbuhnya.

Ia berharap CFD dapat segera dibuka kembali, pihaknya berjanji akan disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran corona. ‘Bahkan jika boleh, ada tim satgas penanganan Covid-19 hingga Polisi yang berjaga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan di kawasan CFD nantinya,’ tegasnya

Pada kesempatan terpisah, salah seorang pedagang kuliner di Udayana mengeluh soal CFD yang tak kunjung kembali dibuka. Padahal omzet yang ia dapat bisa meningkat dua kali lipat saat berdagang di CFD. Dirinya mengaku ketiadaan CFD ini membuat usaha tambahannya di setiap hari Minggu pagi mati suri.

Sementara kasus Covid-19 di Provinsi NTB seperti dilansir dari corona.ntbprov.go.id, per Selasa (10/11), tercatat 459 orang menjalani perawatan, 3590 pasien dinyatakan sembuh dan meninggal sebanyak 230 kasus. (Arif iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *