Yuk, Mengenal Kota-Kota Surga Pesepeda Di Dunia

Infocarfreeday (4/11) – Bersepeda kini telah menjelma menjadi tren gaya hidup sehat masyarakat di kota-kota besar di dunia. Begitu pula di Jakarta, fenomena warga bersepeda di masa Pandemi Covid-19 meningkat signifikan. Melansir data dari Institute for Transportation & Development Policy (ITDP), jumlah pesepeda yang berlalu lintas di Jakarta meningkat hingga 1000%, terlebih ketika Pemprov DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi (PSBBT) pada Juli 2020 lalu.

Kegiatan bersepeda memberikan banyak manfaat positif bagi kesehatan, juga ramah bagi lingkungan. Penggunaan sepeda yang masif tidak akan merusak lingkungan, justru dapat mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor yang selama ini banyak lalu lalang di jalanan Ibu Kota.

Di sejumlah kota besar di negara maju, moda transportasi sepeda telah memiliki ruang tersendiri di hati masyarakatnya sejak lama. Masyarakat di negara-negara maju menilai penggunaan sepeda sangat efektif dan efisien dalam menunjang aktivitas kesehariannya. Banyak faktor yang membuat kebiasaan masyarakat bersepeda di kota-kota ini tumbuh baik.

Di antaranya, pemerintah negara-negara maju merancang pembangunan infrastruktur jalur sepeda secara terintegrasi dan berkelanjutan. Dalam arti, jalur sepeda tidak hanya berada di jalan tengah kota, namun dimulai dan terhubung dari kawasan perumahan dan permukiman warga. Pembangunan jalur sepeda di negara maju juga sangat memperhatikan keamanan dan kenyamanan pesepeda dari gangguan kendaraan bermotor. Jalur sepeda juga dirancang untuk dapat digunakan oleh pengguna dari berbagai lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, sehingga keberadaan jalur sepeda tidak hanya aman namun juga memudahkan.

Dilansir dari nationalgeographic.com, berikut adalah kota-kota yang menyandang status surga pesepeda di dunia:

1. Amsterdam, Belanda
Kota ini kerap disebut sebagai ibu kota sepeda di Eropa. Hal ini dikarenakan sebagian besar desain infrastruktur kota dirancang bagi pesepeda. Ada rute khusus, panjang, dan aman bagi pengendara roda dua tanpa mesin ini. Pemerintahnya pun serius melakukan promosi bersepeda bagi warganya. Bahkan, aktivitas bersepeda telah menjadi daya tarik wisata bagi para pelancong di negeri Kincir Angin dengan memasukkan kegiatan bersepeda sebagai aktivitas yang wajib dilakukan saat berkunjung di kota ini.

2. Kopenhagen, Denmark
Di ibu kota Denmark ini, pemerintah terus mendorong para pekerja untuk menggunakan sepeda. Maka tak heran apabila saat ini sekitar sepertiga penduduknya sehari-hari mengayuh pedal ke mana-mana. Pemerintah Denmark sangat serius dalam merancang infrastruktur ibu kota yang ramah bagi pesepeda, seperti ketersediaan jalur sepeda, termasuk jembatan inovatif, yang membentuk jalan raya tersendiri bagi sepeda, untuk melintasi kota. Kota ini memiliki jalur sepeda yang membentang sejauh 242 mil dan menghubungkan Kota Kopenhagen dengan Albertslund, yang disebut dengan jalur ‘Cycle Super Highway’. Hal ini menjadikan Kopenhagen sebagai salah satu tempat paling aman bagi pengendara sepeda.

3. Berlin, Jerman
Dari 1.000 penduduk Berlin, sebanyak 710 orang adalah pengayuh sepeda. Kota ini cukup serius dalam menggarap kotanya menjadi kota ramah sepeda. Ada jalur khusus untuk para pesepeda yang panjangnya mencapai 620 kilometer, termasuk Fahrradstrassen. Dilansir dari citylab.com, pada tahun 2025 kota Berlin berencana menciptakan 100 ribu tempat parkir sepeda baru, beberapa diantaranya akan memiliki garasi parkir bertingkat yang terletak di pusat pergerakan komuter utama.

4. Tokyo, Jepang
Di Tokyo, tersedia layanan penyewaan sepeda di 520 lokasi yang tersebar di seluruh penjuru kota. Tokyo merupakan salah satu kota tersibuk di dunia, namun banyak penduduk kota yang memilih menggunakan sepeda untuk beraktivitas. Hal ini kemudian mendorong pemerintah untuk menyediakan insfrastruktur bersepeda yang nyaman dan aman. Bahkan dilansir dari sportifycities.com, Tokyo berencana menciptakan jalur sepeda terpisah yang dihubungkan dengan kondominium bertingkat tinggi.

5. Montreal, Kanada
Montreal memiliki jaringan jalur sepeda yang membentang sejauh 373 mil sehingga memungkinkan untuk melakukan perjalanan ke seluruh kota dengan sepeda. Pemerintah pun telah menjamin keselematan pesepeda dengan menyediakan rambu lalu lintas yang cukup banyak dan pro pesepeda. Bahkan setiap minggunya terdapat parade sepeda yang bernama ‘Go Bike Montreal Festival’ yang diadakan untuk menyambut para penggemar sepeda di kota ini. Pada tahun 2009 Pemerintah kota Montreal juga mulai mengenalkan program bike sharing yang dinamakan Bixi Montreal. (Arif iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *