Jangan Takut Panas, Ini Manfaat Sinar Matahari Bagi Tubuh

INFOCARFREEDAY (13/10) – Bangun di pagi hari kemudian diikuti dengan aktivitas berolahraga merupakan awal yang baik untuk memulai rutinitas hidup sehat. Terlebih jika olahraga dilakukan di bawah sinar matahari. Bahkan belakangan ini, kita sering mendengar berita mengenai manfaat sinar matahari sabagai salah satu cara pencegah penularan virus Covid-19. Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa paparan sinar matahari memang mampu memberikan bagitu banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Sinar matahari merupakan salah satu karunia Tuhan yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi untuk mendapatkan asupan vitamin D gratis secara alami. Tubuh manusia nyatanya tidak mampu memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Apalagi kandungan vitamin D hanya terdapat di sedikit jenis makanan tertentu, seperti kuning telur dan susu.

Sebagai solusi mudah dan praktis dalam mencukupi asupan vitamin D meski belum bisa berolahraga di ruang publik dengan bebas, seperti di Car Free Day (CFD) karena masih diliburkan akibat pandemi Covid-19, maka kita dapat memanfaatkan paparan sinar matahari di sekitar lingkungan rumah.

Berikut ini beberapa manfaat sinar matahari untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber, antara lain:

Meningkatkan sistem imunitas tubuh
Kandungan vitamin D yang terbentuk dari paparan sinar matahari dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh dan melawan penyakit, seperti penyakit jantung, multiple sclerosis (gangguan saraf pada otak, mata, dan tulang belakang), beberapa jenis penyakit autoimun (kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuh sendiri), kanker dan flu. Bukan tidak mungkin bila rutin berjemur di bawah sinar matahari setiap hari akan dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh sehingga kita akan terhindar dari virus Covid-19.

Meningkatkan kesehatan tulang
Vitamin D berfungsi untuk merangsang penyerapan kalsium dan fosfor yang dapat memperkuat tulang. Sebuah hasil penelitian menyatakan bahwa kandungan vitamin D3 dari sinar matahari ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D saat sinar matahari mengenai kulit. Jadi, jika kita memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka kecil kemungkinan kita akan menderita osteoporosis (menurunnya kepadatan tulang) dan arthritis (radang sendi) di kemudian hari.

Mengurangi depresi ringan
Kekurangan paparan sinar matahari dapat menyebabkan kondisi gangguan yang dikenal dengan Seasonal Affective Disorder (SAD) yang seringkali terjadi pada orang-orang yang bekerja berjam-jam di gedung perkantoran dan jarang keluar ruangan untuk berjemur. Hasil studi melaporkan bahwa berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat memicu otak untuk melepaskan hormon serotonin, yakni suatu hormon yang bisa meningkatkan suasana senang di hati dan memberikan perasaan tenang.

Membantu menyembuhkan penyakit kulit
Manfaat berjemur di bawah sinar matahari juga dapat membantu proses penyembuhan penyakit kulit, seperti jerawat, psoriasis (radang kulit), eksim, penyakit kuning, dan infeksi pada kulit lainnya. Namun, guna mencegah efek samping dari radiasi ultraviolet dan memastikan manfaat yang didapat lebih besar dari risiko yang ditimbulkan, sebaiknya para penderita penyakit kulit berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan berjemur di bawah sinar matahari.

Tapi harus diingat, jangan biarkan tubuh terlalu berlebih terpapar sinar matahari, karena dapat meningkatkan risiko terkena kanker, katarak juga dapat menyebabkan kerusakan DNA. Meski demikian, jika dimanfaatkan dalam takaran yang tepat, sinar matahari dapat membuat kita menjadi lebih sehat. Yuk, mulai rutin berolahraga di bawah sinar matahari! (Arif iCFD / Foto: Pexels)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *