Kasus Covid-19 Masih Berpotensi Naik, PSBB Total DKI Diperpanjang Hingga 11 Oktober

 

DKI Jakarta (26/9) Infocarfreeday – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (24/9), secara resmi mengumumkan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total Jilid II di DKI selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 28 September – 11 Oktober 2020. Diketahui sebelumnya Gubernur Anies telah berlakukan PSBB Total Jilid II di DKI sejak 14 September, dan sejatinya akan berakhir pada 27 September.

Anies dalam keterangan resminya, Kamis (24/9) menuturkan, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marives), Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan kasus Covid-19 di Jabodetabek menunjukan data penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta telah melandai dan terkendali. Namun di kawasan daerah-daerah penyangga Jakarta, yakni Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) kasus penyebaran Covid-19 masih meningkat, sehingga perlu sinergi langkah-langkah kebijakan.

Dalam kesempatan itu pula, Menko Marives menyetujui perpanjangan otomatis PSBB Total DKI Jakarta selama dua minggu ke depan, terang Anies. Kebijakan perpanjangan PSBB ini kemudian dituangkan ke dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020.

Lebih lanjut Anies mengungkapkan, keputusan perpanjangan ini disebabkan angka positif Covid-19 di Jakarta masih berpotensi meningkat jika ada pelonggaran, sehingga Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta menganggap perlu adanya perpanjangan pembatasan selama 14 hari. Tanpa pembatasan ketat, dan dengan pengetesan yang masif, pertambahan kasus harian di Jakarta diprediksi akan mencapai 2.000 per hari pada pertengahan Oktober. Sedangkan kasus aktif akan mencapai 20.000 pada awal November, tandas Anies.

Anies pun menegaskan pihaknya akan terus berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan meningkatkan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Sementara di sisi lain Anies mengimbau warganya untuk patuh pada protokol kesehatan dengan tetap berada di rumah serta disiplin melakukan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan Dengan Sabun).

Melansir laman resmi Data Pemantauan Covid-19 DKI Jakarta, https://corona.jakarta.go.id/, terpantau jumlah kumulatif terkonfirmasi Covid-19 di Ibukota pada Jumat (25/9) sebanyak 68.927 kasus. Dari jumlah itu tercatat 2.871 orang dirawat, sedangkan 54.352 kasus dinyatakan sembuh. Sementara 10.027 orang melakukan isolasi mandiri dan kasus meninggal dunia terdata sebanyak 1.677 orang. (AR iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *