PSBB Tangerang Diperpanjang Hingga 20 Oktober, CFD Belum Rencana Digelar

Kota Tangerang (26/9) Infocarfreeday – Kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus meningkat, hal ini berimbas pada ketersediaan tempat tidur dan ruang perawatan pasien Covid-19 di Kota Tangerang yang kian menipis. Pada Senin (21/9), Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah menjelaskan, tingkat okupansi fasilitas perawatan pasien Covid-19 di Kota Tangerang sudah mencapai 73,6 persen. Untuk itu, Pemkot Tangerang kembali mengalih fungsikan salah satu Puskesmas di wilayah Jurumudi untuk digunakan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.

Terkait itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim memutuskan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang beserta seluruh wilayah lainnya di Provinsi Banten hingga satu bulan ke depan. Dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.214-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Provinsi Banten dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 disebutkan perpanjangan PSBB dilaksanakan selama satu bulan sejak tanggal 21 September sampai 20 Oktober 2020. Dan jika masih terdapat penyebaran Covid-19 yang signifikan, maka PSBB dapat kembali diperpanjang, demikian bunyi salah satu klausul di Keputusan Gubernur Banten itu.

Lantaran Pemerintah Provinsi Banten kembali memperpanjang PSBB untuk wilayah Tangerang Raya, maka Pemerintah Kota Tangerang pun hingga kini masih melarang diadakannya kegiatan Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan) yang biasa digelar di sepanjang ruas Jl. M Yamin (Tugu Adipura Kota Tangerang). Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menahan diri tidak berolahraga bersama.

Lebih lanjut Arief menuturkan, warga bisa berolahraga mandiri di rumah dan di lingkungan masing-masing, sebab kita belum akan gelar CFD dan belum akan membuka taman-taman tematik di Kota Tangerang untuk mencegah kerumunan. “Saat ini kita fokus pada penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19”, tandas Arief.

Arief terus mendorong warganya agar bisa menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan benar sehingga bisa menurunkan angka penularan Covid-19 di Kota Tangerang. “Lakukan 3M, memakai masker dengan benar, mencuci tangan menggunakan air mengalir serta sabun dan menjaga jarak,” tegasnya.

Berdasarkan portal resmi informasi Covid-19 Pemerintah Kota Tangerang, https://covid19.tangerangkota.go.id/, per Jumat (25/9), pukul 13:50 WIB, terpantau jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang sebanyak 1.409 kasus. Dari jumlah tersebut tercatat 390 pasien dalam perawatan, 962 orang dinyatakan sembuh dan meninggal dunia sebanyak 57 orang. (AR iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *