Sosialisasi Di Bunderan HI, Ganjil Genap DKI Mulai Berlaku Senin 3 Agustus

DKI JAKARTA (2/8) Infocarfreeday – Jumlah kasus Covid-19 di DKI Jakarta tak kunjung melandai, bahkan sempat menembus rekor angka tertinggi 584 kasus pada Rabu, (29/7) lalu. Dengan mempertimbangkan kondisi itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memperpanjang PSBB transisi fase pertama untuk ketiga kalinya. Hal ini disampaikan Anies Baswedan pada konferensi pers virtual, Kamis (30/7).

Selain menggelar Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah untuk mengoptimalkan kedisiplinan masyarakat pada masa PSBB transisi ini, Pemprov DKI Jakarta juga akan kembali berlakukan sistem ganjil genap (gage) untuk kendaraan roda empat mulai Senin, (3/8) besok.

Pembatasan nomor polisi (nopol) ganjil genap untuk mobil ini akan berlaku di 25 ruas jalan Ibu Kota pada hari Senin – Jumat pukul 06:00 – 10:00 WIB dan 16:00 – 21:00 WIB, tidak berlaku Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. 

Pemberlakuan kembali sistem ganjil genap ini karena terjadi peningkatan volume lalu lintas di Jakarta selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Dengan berlakukan kembali aturan ganjil genap, kami ingin menekan pergerakan orang yang masif ke pusat-pusat kegiatan, ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo di sela-sela sosialisasi gage di Kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/8) pagi.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah mempersiapkan instrumen pendukung pemberlakuan kembali sistem ganjil genap ini. Mulai Senin (3/8), Polda Metro Jaya akan kembali melakukan penindakan pada pelanggar sistem ganjil genap, baik dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), maupun secara tilang manual guna mendukung upaya pembatasan pergerakan masyarakat di tengah tingginya penularan Covid-19 di Ibu Kota, terang Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo. Lebih lanjut Sambodo mengatakan, polisi akan memasifkan sosialisasi sebelum gage kembali diberlakukan.

Berikut 25 ruas jalan ganjil genap di Ibukota pada masa PSBB Transisi yang dilansir dari laman Instagram Dishub DKI Jakarta:

  1. Jalan Pintu Besar Selatan
  2. Jalan Gajah Mada
  3. Jalan Hayam Wuruk
  4. Jalan Majapahit
  5. Jalan Medan Merdeka Barat
  6. Jalan M.H. Thamrin
  7. Jalan Jenderal Sudirman
  8. Jalan Sisingamangaraja
  9. Jalan Panglima Polim
  10. Jalan Fatmawati
  11. Jalan Suryopranoto
  12. Jalan Balikpapan
  13. Jalan Kyai Caringin
  14. Jalan Tomang Raya
  15. Jalan Jend. S. Parman
  16. Jalan Jend. Gatot Subroto
  17. Jalan M.T. Haryono
  18. Jalan H.R. Rasuna Said
  19. Jalan D.I. Panjaitan
  20. Jalan Jenderal A. Yani
  21. Jalan Pramuka
  22. Jalan Salemba Raya Sisi Timur dan Sisi Barat
  23. Jalan Kramat Raya
  24. Jalan St. Senen
  25. Jalan Gunung Sahari

Tampak jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta mensosialisasikan aturan gage di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (2/8) pagi.

Sosialisasi dilakukan secara lisan, juga dengan membentangkan spanduk dan menyebar flyer yang berisi informasi pemberlakuan gage di 25 ruas jalan Ibu Kota mulai Senin (3/8) besok. Terpantau kawasan Bunderan HI, Minggu pagi ini tetap ramai oleh warga yang berolahraga meski Car Free Day belum diberlakukan di kawasan itu. (Ojan iCFD / Foto: Dishub DKI Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *