Tiga Pekan CFD Diliburkan, UKM Wajib Manfaatkan Medsos

JAKARTA (29/3) Infocarfreeday – Tiga pekan sudah kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di tingkat wilayah maupun provinsi DKI Jakarta, diliburkan terkait wabah Covid-19.

Yang terdampak akibat peliburan ajang mingguan ini pastinya hampir semua sektor, khususnya berdampak pada sektor usaha kecil menengah (UKM). Para pedagang yang mayoritas berjenis kuliner ini menggantungkan penghasilan di akhir pekan dan kebanyakan sudah mengganggap car free day sebagai sarana promosi produk-produknya, sehingga diharapkan ada langganan atau pesanan di hari berikutnya.

Tercatat ada kurang lebih 2.543 pedagang yang terdaftar di Dinas UKM dan Perdagangan DKI yang setiap minggunya berdagang di car free day. Sejak diterapkannya zona pedagang di pedestrian, ada sekitar 1.651 pedagang yang berada di zona hijau dan 1.328 masuk di zona kuning, hal ini juga yang menjadi perhatian serius Pemprov DKI akan keberlangsungan usaha mereka jika penyebaran virus tidak segera dapat ditekan.

Pada kawasan Sunday Market Senayan, pihak pengelola Koperasi GBK juga menyampaikan hal yang sama. “Setiap hari ada saja yang telp menanyakan kapan bisa mulai lagi, kami jawab saja mohon bersabar dulu ya”, ujar Bangun pengurus Koperasi GBK. Setiap minggu nya saat car free day, pihak koperasi menyiapkan ruang, tenda untuk ratusan UKM serta menyiapkan keamanan dan petugas kebersihan.

Selama car free day diliburkan, para UKM dapat memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook dan Whatsapp untuk sarana berpromosi. Bahkan jika strategi digital nya tepat, desain posting nya menarik, akan menghasilkan respond market yang lebih luas. 

Dengan memanfaatkan media sosial, maka hambatan jarak, ruang dan waktu bisa tereliminir, sehingga akan berdampak pada peningkatan kinerja penjualan produknya. (Andry iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *