Social Distancing Di Surabaya, Bantu Tekan Emisi Gas Buang

SURABAYA (24/3) Infocarfreeday – Upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, yaitu dengan himbauan pemberlakuan social distancing di seluruh wilayah Indonesia berhasil membuat masyarakat tidak beraktifitas diluar rumah. Upaya ini juga membantu penurunan volume kendaraan bermotor pada jalur-jalur protokol, sehingga berdampak penekanan emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

Pantauan Dishub Surabaya hari ini (24/3), sejumlah ruas jalan di pusat Kota Surabaya yang biasanya ramai kendaraan, saat ini tampak sepi dan lenggang setelah adanya himbauan ini. Beberapa ruas jalan seperti Jalan Darmo, Diponegoro, Bundaran Waru, Jalan Pahlawan, Pencindilan, Underpass Mayjend, Gunungsari, Tegalsari, Ngagel Jaya Utara serta Menur Pucang tampak tidak seperti biasanya yang selalu dipadati kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Untuk diketahui, walau jumlah kendaraan bermotor meningkat setiap tahunnya, seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Surabaya, namun Pemkot Surabaya memilih strategi memaksimalkan setiap ruang untuk ditanami tumbuhan. Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa ruang sekecil apa pun jika ditanami tumbuhan bisa berkontribusi menyerap polusi udara. 

Penulis : Andry iCFD | Sumber : Dishub Surabaya, CNBC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *