Lindungi Jamaah, Amphuri Canangkan #safehajiumrah di CFD Dago

BANDUNG (3/12) INFOCARFREEDAY – Sebagai bentuk nyata Negara melindungi dan memberikan rasa aman kepada warga negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di luar negeri, pemerintah merilis aplikasi Safe Travel yang dikembangkan Kementerian Luar Negeri dan Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) yang dibuat Kementerian Agama. Upaya yang saja juga dilakukan AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) yang mencanangkan gerakan #safehajiumrah dengan mengembangkan AISYAH (Amphuri Information System Syariah) yang sekaligus sebagai bentuk jawaban atas penyelenggaraan haji dan umrah di era disrupsi.

Sejatinya, sebagai sebuah wadah pembinaan perusahaan biro perjalanan haji khusus dan umrah serta wisata muslim, AMPHURI tidak hanya sekedar berdiri sebagai organisasi. Tapi, lebih dari itu, AMPHURI harus bisa menjadi inspirasi dan aspirasi umat Islam untuk tampil menjadi yang terbaik.

“Karenanya, AMPHURI berkomitmen akan terus berkhidmat untuk umat lewat berbagai aktivitas. Begitu pula seluruh anggotanya senantiasa akan melayani para tamu Allah dalam beribadah ke Tanah Suci dengan aman dan nyaman,” kata Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) AMPHURI Jawa Barat, Lennyriana Rosita (yang mewakili Ketua DPD Jawa Barat) dalam sambutannya di acara sosialisasi bersama #safehajiumrah di momen car free day di Dago Bandung, Minggu (1/12/2019).

Di samping itu, kata Lenny, AMPHURI juga terus mengedukasi masyarakat muslim terkait berbagai regulasi dalam penyelenggaraan haji khusus dan umrah, baik dari Pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.

Menurut Lenny, harus diakui, memasuki musim umrah 1441H, sejumlah regulasi baru baik dari pemerintah Arab Saudi maupun Indonesia mulai diberlakukan. Memang, dalam penerapannya, tak jarang membuat pelaku usaha penyelenggara haji khusus dan umrah sedikit kerepotan. Termasuk dengan industri pendukungnya. Begitu pula masyarakat muslim sebagai calon jamaah haji dan umrah.

Menyikapi situasi dan kondisi tersebut, maka AMPHURI dengan segala daya dan upaya bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) yang baru saja memberlakukan Siskopatuh mengajak segenap elemen untuk memberikan pencerahan dan pemahaman atas apa yang terjadi saat ini. Termasuk dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang mengembangkan aplikasi Safe Travel sebagai upaya memberi perlindungan kepada WNI yang tengah berada di luar negeri.

“AMPHURI menggabungkan dua program pemerintah tersebut, Siskopatuh dan Safe Travel dengan nama gerakan #safehajiumrah sebagai upaya untuk mewujudkan ibadah haji dan umrah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Artinya, lanjut Lenny, dengan dua program pemerintah ini AMPHURI mengedukasi masyarakat tentang bagaimana menunaikan ibadah haji dan umrah secara aman dan nyaman. “Alhamdulillah, kegiatan ini juga didukung penuh oleh Bank Syariah Mandiri,” katanya.

Jadi, program #safehajiumrah yang dicanangkan AMPHURI itu sebagai upaya untuk mensinergikan antara dua program pemerintah dengan pelaku usaha perjalanan haji dan umrah di bawah naungan AMPHURI. “Hari ini, kami bersama 427 anggota AMPHURI mulai menyosialisasikan secara serentak di tujuh kota di seluruh Indonesia. Selain di Jakarta, digelar juga di Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar,” kata Lenny.

Lenny menjelaskan, Siskopatuh yang diluncurkan Agustus 2019 bertujuan untuk menjamin pelayanan yang maksimal dari biro travel yang ada di Indonesia merupakan usaha pemerintah dalam menjaga 5 Pasti Umrah. Kemudian, Safe Travel, sebuah aplikasi yang berisi informasi praktis sangat diperlukan oleh WNI ketika berada di luar negeri untuk berbagai keperluan, seperti wisata, studi, bekerja, termasuk haji dan umrah.

Lantas AMPHURI juga mempunyai AISYAH, sebuah inovasi pelayanan bisnis perjalanan umrah dengan ekosistem yang dibangun setara dengan platform yang dikembangkan unicorn-unicorn yang ada di Indonesia. AISYAH sendiri didukung lebih dari 427 anggota AMPHURI.

Dalam kesempatan yang sama, AMPHURI juga menandatangani nota kesepahaman dengan BSM dalam rangka menunjang penyelenggaraan haji khusus dan umrah. Sehari sebelumnya, AMPHURI juga telah meneken kerjasama dengan Kemlu dalam rangka perlindungan WNI.

Turut hadir dalam sosialisasi yang digelar di pelataran gedung Wisma Mandiri di kawasan jalan MH Thamrin – Jakarta, sejumlah pejabat, diantaranya Wakil Ketua MPR-RI Arsul Sani, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Muhajirin Yanis, Direktur Perlindungan WNI-Badan Hukum Indonesia Ditjen Protokoler dan Konsuler Kemlu Judha Nugraha serta SEVP Bank Syariah Mandiri Anton Sukarna dan Group Head Hajj & Umra Group Vita Andrianty, beserta jajarannya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *