Hari Car Free Day Sedunia: London Rencanakan Tutup Pusat Kota

LONDON (20/9) Infocarfreeday - Pada hari Minggu 22 September mendatang, ruas jalan di sekitar Jembatan London, Jembatan Menara dan disekitar Kota London akan ditutup dalam upaya untuk mengatasi krisis polusi udara kota.

Polusi udara membunuh ribuan orang setiap tahunnya dan dua juta lainnya hidup di daerah-daerah di mana tingkat polusi udara berada di atas batas yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Inilah mengapa Walikota London, Sadiq Khan, telah memutuskan untuk mengadakan perayaan World Car Free Day di kota London.

Pada hari Minggu, Walikota akan menutup 20 km jalan di pusat kota London, dengan 18 wilayah menjadi tuan rumah perayaan setempat, dan ratusan kegiatan dijadwalkan berlangsung di jalan-jalan yang ditutup untuk kendaraan.

Lebih dari 150.000 warga London diharapkan bergabung dalam upaya menyatukan komunitas dan menciptakan jalan sebagai sarana bermain untuk anak-anak dan visi positif tentang bagaimana kota global akan terlihat dalam masa depan yang lebih sehat dan lebih berkelanjutan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tujuh juta orang meninggal akibat polusi udara setiap tahun, menjadikannya ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan saat ini. Polusi udara perkotaan khususnya meningkat 8 persen setiap lima tahun, dan 95 persen kota di seluruh dunia tidak memenuhi pedoman Organisasi Kesehatan Dunia. "Ini juga merupakan masalah keadilan sosial, dengan orang-orang termiskin menderita akibat dampak terburuk dari polusi udara, meskipun jumlah mobil lebih sedikit," kata Khan. Dampak pencemaran udara melampaui kesehatan manusia dan ketidaksetaraan, dan memiliki efek yang merugikan pada kondisi perkonomian, keamanan pangan dan krisis iklim. Kota-kota global seperti London memperkenalkan peraturan ketat untuk membatasi tingkat polusi udara di daerah perkotaan mereka. Awal tahun ini, Seoul, Korea Selatan memperkenalkan undang-undang baru yang mewajibkan setiap ruang kelas sekolah memiliki alat pembersih udara, dan Santiago, Chili menerima pengiriman 100 bus elektronik pertama pada Desember 2018 sebagai bagian dari rencana untuk melistriki sistem transportasi umum.

Khan mengambil kesempatan dari perayaan Hari Car Free Day Sedunia tahun ini untuk mengumumkan pengenalan zona emisi ultra-rendah baru — dunia pertama — di pusat kota. Ini berarti bahwa kendaraan yang beroperasi ke pusat kota London harus memenuhi standar emisi terberat dari kota global mana pun. Helena Molin Valdés, Kepala Sekretariat Koalisi Iklim dan Udara Bersih mengatakan upaya untuk mengurangi polusi di kota-kota dengan berpindah ke armada bus yang lebih bersih dan opsi transportasi umum memiliki manfaat langsung dan berjangka panjang.


Sumber: www.unenvironment.org
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *