RSCM Gelar Jalan Sehat Hari Kanker Kepala Leher Sedunia

JAKARTA (29/7/2018) Infocarfreeday – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Kepala Leher Sedunia yang jatuh setiap tanggal 27 Juli, Pokja Kanker Kepala Leher – Pelayanan Kanker Terpadu RSCM bekerja sama dengan Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN) dan Perhimpunan Dokter Onkologi Kepala Leher Indonesia (PERDOKLI) menggelar jalan sehat pagi ini (29/7) dengan bertajuk “Cancer: Let’s Beat It!”.

Kegiatan jalan sehat ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Hari Kanker Kepala Leher Sedunia, merupakan bentuk kerja sama antara Pokja Kanker Kepala Leher – Pelayanan Kanker Terpadu RSCM, KPKN, dan PERDOKLI dengan Perhimpunan Onkologi Indonesia, Yayasan Kanker Indonesia, dan Cancer Information & Support Center.

Dengan adanya aksi simpatik di tengah-tengah warga Car Free Day Jakarta ini, diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat luas mengenai kanker kepala leher,  termasuk deteksi dini dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan guna mengurangi risiko terjadinya kanker kepala leher di kemudian  hari.

Acara yang digelar di halaman Sarinah Jaya Thamrin Jakarta ini, diramaikan lebih dari 500 peserta. Terdiri dari senam zumba, senam pound fit, jalan sehat, sosialisasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, peluncuran buku “Obrolan Ubi, Sereh, dan Kayumanis dari Bale-bale” untuk para survivor kanker.

Acara ditutup oleh penampilan Melly Goeslaw yang juga meluncurkan lagu yang didedikasikan khusus untuk para survivor, berjudulkan Cahaya Dalam Cahaya.

Melalui kegiatan ini, panitia penyelenggara berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menurunkan risiko terjadinya kanker kepala leher dengan lebih memerhatikan faktor risiko yang dapat memperberat, seperti mengonsumsi makanan berpengawet, merokok, mengonsumsi alkohol, sering terpapar sinar UV, tidak menjaga kebersihan mulut, dan berperilaku seks yang tidak sehat. Kami berharap kegiatan ini dapat menurunkan jumlah penderita kanker kepala leher sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia untuk masa depan yang lebih baik.

Tentang Kanker Kepala Leher

Pada tahun 2015, keganasan merupakan penyebab kematian kedua tertinggi di dunia setelah penyakit jantung. Angka kematian ini mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2014 ke 2015 sebesar 0,7%. Kanker kepala leher menempati urutan insidensi kanker terbanyak ke-6 di dunia dengan temuan mencapai 550.000 kasus dan perkiraan kematian 300.000 kasus per tahunnya. Di negara berkembang seperti Indonesia, penyebab kematian akibat kanker terbanyak pada pria adalah kanker pada saluran pernapasan (trakea, bronkus, paru), hati, kolorektal, prostat, dan kanker rongga mulut dan orofaring (termasuk dalam kanker kepala dan leher) pada 103.100 kasus. Merokok dan konsumsi alkohol diketahui sebagai faktor risiko untuk kebanyakan kasus kanker kepala dan leher, dan angka kejadian kanker tersebut ditemukan mengalami peningkatan pada wilayah dengan angka konsumsi rokok dan alkohol yang tinggi. Berdasarkan data yang didapat di Poli Bedah Onkologi RSCM, dari tahun 2013 – 2016, pasien kanker kepala leher yang datang berobat pada stadium lanjut mencapai 86%.

Secara lebih dekat, Pokja Kanker Kepala Leher – Pelayanan Kanker Terpadu RSCM merupakan pusat pelayanan multidisiplin untuk penanganan kanker kepala leher yang melibatkan para departemen terkait. Departemen tersebut diantaranya Departemen Medik Ilmu Bedah, Departemen Telinga Hidung Tenggorok dan Kepala Leher, Departemen Radioterapi, Departemen Radiodiagnostik, Departemen Patologi Anatomi, Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Departemen Rehabilitasi Medik, dan lain-lain. Pelayanan yang disediakan meliputi pembedahan dan pemberian kemoterapi serta radiasi bagi pasien pasca-operasi kanker kepala leher.

 

Irawan iCFD

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *