Semarak Kopi Bengkulu Bagikan 1.000 Kopi di CFD Jakarta

JAKARTA (26/11/2017) Infocarfreeday – Bengkulu merupakan salah satu provinsi penghasil kopi yang terkenal dengan segi tiga emas kopi. Kopi Bengkulu ditanam pada ketinggian antara 700-1.500 Mdpl termasuk dalam jajaran kopi terbaik di Indonesia serta memiliki citarasa aroma buah dengan rasa lemon, coklat, dan herba yang khas. Pada beberapa kelompok petani telah dibudidayakan kopi organik tanpa pupuk kimia dan pestisida dengan proses pengolahan specialty dan mendapatkan predikat excellent dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menggagas sebuah kegiatan yang bertajuk Semarak Kopi Bengkulu yang berlangsung di Car Free Day Bundaran HI, Jakarta dengan membagi-bagikan 1.000 cup kopi Bengkulu gratis kepada pengunjung, yang bertujuan memperkenalkan Kopi Bengkulu kepada masyarakat yang kualitasnya tidak kalah dengan kopi dari daerah lain di Indonesia.

iCFD 20171126 Jakarta Kopi Bengkulu 002

Pada kesempatan ini, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengajak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, untuk bersama-sama mencicipi Kopi Bengkulu di ajang bebas polusi kendaraan bermotor ini.

iCFD 20171126 Jakarta Kopi Bengkulu 001

Turut hadir Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang juga menyampaikan bahwa Kopi Bengkulu adalah salah satu jenis kopi terbaik di Indonesia.

“Semarak Kopi Bengkulu’ menjadi ajang perkenalan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada masyarakat luas terutama bagi pengunjung Car Free Day di Jakarta. Kopi Bengkulu belum banyak dikenal masyarakat sehingga kami berinisiatif untuk memperkenalkannya sekaligus membantu para petani serta pengusaha kopi Bengkulu untuk dapat terkenal, dan kami optimis kami dapat bersaing hingga ke tingkat dunia seperti kopi dari daerah lain,” jelas Rohidin.

“Saat ini kopi Bengkulu masih didominasi oleh varian kopi Robusta yang memiliki citarasa khas yang memberikan kenikmatan tersendiri bagi para pecinta kopi, selain kopi Arabika yang juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kopi Robusta Bengkulu juga merupakan varian unggulan hingga masuk menjadi peringkat 5 di Pusat Penelitian (PUSLIT) Kopi Nasional. Di sisi lain, produksi kopi Bengkulu masih terkendala dengan angka produksi kopi yang belum maksimal. Angka produksi kopi Bengkulu saat ini baru mencapai mencapai 80.000 ton per tahun yang dihasilkan oleh para petani kopi di Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Utara dan beberapa daerah lainnya. Angka ini tentu saja belum maksimal jika dibandingkan dengan permintaan yang ada,” tambah Rohidin.

Dalam kesempatan sama Irfan Anwar, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) mengungkapkan bahwa saat ini total produksi kopi Robusta secara nasional mencapai angka 650 ribu ton. Sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Sumatera setelah Lampung dan Sumatera Selatan, Bengkulu ikut berperan menyumbang sekitar 70 persen dari total produksi kopi Robusta di Indonesia.

Tahun 2016, kopi Robusta yang berasal dari Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu telah berhasil masuk ke dalam jajaran kopi terbaik Indonesia melalui Kontes Specialty Indonesia (KKSI) atau “Indonesia Cupping Competition” yang digelar oleh AEKI bersama Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI) di Jakarta.

“Pada kompetisi tahun lalu, kopi Robusta Kepahiang, Bengkulu terpilih masuk 15 besar kopi terbaik Indonesia berdasarkan penilaian juri terbaik dari 12 negara. Kopi Bengkulu berhasil masuk dalam kategori Outstanding pada poin-poin sweetness, clean up, acidity, aftertaste, dan overall,” sambung Irfan.

Untuk meningkatkan produksi kopi Bengkulu Pemerintah Provinsi Bengkulu telah melakukan beberapa strategi, salah satunya adalah dengan melakukan peremajaan tanaman kopi rakyat yang berusia tua guna meningkatkan hasil panen petani dan produksi kopi Bengkulu di masa depan. Pemerintah Provinsi Bengkulu setiap tahun membagikan ratusan ribu batang bibit kopi gratis kepada para petani untuk meremajakan tanaman kopi yang sudah tua. Selain itu, di tahun 2018 Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memiliki program untuk meningkatkan produksi kopi Bengkulu dengan mengembangkan Agro Wisata Kampung Kopi di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang.

“Semarak Kopi Bengkulu” merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan “Wonderful Bengkulu 2020” yang telah dicanangkan oleh pemerintah. “Melalui kegiatan ini diharapkan kopi Bengkulu bisa mendapat apresiasi positif dari masyarakat luas serta meningkatkan potensi kopi Bengkulu di masa depan. Kami optimis kopi Bengkulu dapat diterima dengan baik dan mampu bersaing hingga ke tingkat dunia,” tutup Rohidin. (Maulana iCFD)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *