Melalui GEBER di CFD, Sampah Adalah Tanggung Jawab Bersama

PANDEGLANG (8/8/2016) Infocarfreeday – Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang kali ini menggelar acara yang cukup besar di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau car free day, kemarin (7/8), dengan mengusung tema tentang kebersihan, adapun nama acara di pastisipan tersebut ialah GEBER atau gerakan bersih rame-rame.

Acara yang dihadiri oleh ribuan warga Pandeglang tampak memadati tempat acara yang di pusatkan di depan tugu Adipura, Taman Alun-alun Berkah Pandeglang, dimana pada kesempatan itu Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dan beberapa pejabat di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang. Menurut Bupati, kata sampah bukanlah hal yang baru untuk di dengar. Untuk itu pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, salah satunya dengan kegiatan Gerakan Bebersih Rame – Rame (GEBER). “Melalui kegiatan ini, Ibu berharap akan terjadi proses pembelajaran kepada seluruh masyarakat pandeglang bahwa masalah sampah adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah tapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” kata Bupati.

Bupati juga sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh kaum muda Pandeglang. Mudah–mudahan kegiatan seperti ini terus digalakkan, agar rasa memiliki akan kebersihan daerah terus tertanam. Dan kegiatan ini pun sangat mendukung sekali Peraturan Daerah (Perda) Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (K3) nomor 4 tahun 2018, tentang buang sampah sembarangan denda 25 juta, atau kurungan 3 bulan. “Ibu sangat apresiasi sekali kegiatan ini. Kedepan perda tersebut akan terus kami sosialisasikan, agar masyarakat sadar akan pentingnya kebersihan. Pandeglang milik kita, untuk itu harus kita jaga,” lanjutnya.

20160807-iCFD-Pandeglang-GEBER-002

Dengan moto “Berani kotor untuk Kebersihan. Pandeglang Kita, Kita jaga Bersama”, kegiatan GEBER ini diprakarsai oleh 39 komunitas di Pandeglang dan sekitarnya yang perduli akan kebersihan. Ketua panitia acara GEBER, Cleo Lumanto mengatakan, acara ini merupakan media sosialisasi kepada masyarakat secara umum, dimana kebersihan merupakan hal yang sangat penting, dan sampah merupakan masalah yang besar. “Dengan kegiatan ini diharapkan dapat membuat masyarakat tertarik untuk melakukan hal yang sama. Untuk projek kedepan kami akan diskusi terlebih dahulu dengan seluruh komunitas apakah kegiatan ini akan lanjut atau cukup sampai disini, yang penting kami sudah menanamkan bahwa pentingnya kebersihan,” lanjutnya. (Maulana iCFD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *